.

Finishing project berbasis web yang telah selesai secara offline di komputer lokal adalah mengonlinekannya di internet. Tanpa dionlinekan, project anda bagaikan kehilangan ruhnya, karena salah satu alasan mengapa platform web dipilih tentu saja agar bisa disaksikan online melalui web browser di internet.

Akun hosting berbasis cpanel biasanya memiliki fitur ADD ON DOMAIN, yaitu fitur yang memungkinkan 1 akun hosting untuk bisa digunakan oleh beberapa domain atau website, tentu saja dengan berbagi resource. Baik kapasitas, kecepatan, database, CPU semuanya akan dibagi sesuai dengan jumlah hosting yang ada dalam akun hosting tersebut.

Bagi anda yang baru (newbie) menggunakan linux cloud atau VPS (virtual private server) sebagai server, baik itu untuk web (webserver) atau untuk kebutuhan lainnya mungkin akan sedikit kebingungan bagaimana mengetahui kapasitas hardisk yang sudah anda gunakan. 

Jika anda menggunakan web hosting dengan OS Linux berbasis CPanel, saat membuka File Manager akan tampil file file yang ada didalam disk kita. Namun terkadang ada beberapa file yang tidak terlihat (hidden) karena merupakan file system yang akan mempengaruhi kinerja website jika file tersebut sampai terhapus. Maka oleh system file tersebut berstatus hidden by default. Dalam menyelesaikan sebuah kasus tertentu, terkadang kita membutuhkan file tersebut, misalnya saja file .htaccess untuk keperluan SEO.

.